
Pendidikan Matematika UNUGIRI Ukir Prestasi di Ajang Pemuda Kebudayaan Bojonegoro 2025
April 2, 2026Bojonegoro, 25 Mei 2026 – Bertempat di Auditorium Hasyim Asy’ari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro, Program Studi Pendidikan Matematika (PMTK) sukses menggelar Seminar Open Topik untuk Publikasi Nasional Terakreditasi. Agenda akademik ini menghadirkan Ismanto, S.Si., M.Pd., pakar sekaligus dosen Teknik Kelistrikan dari Politeknik Negeri Malang, sebagai narasumber utama guna membedah strategi inovasi pembelajaran matematika berbasis riset.
Memasuki sesi sambutan, sambutan pertama disampaikan oleh Direktur AKK (Akademik, Kemahasiswaan dan Keagamaan), Ibu Gianti Anisah, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa tugas akhir mahasiswa idealnya tidak hanya berhenti sebagai syarat kelulusan semata, namun bisa didorong hingga tahap publikasi ilmiah. Tujuan utamanya adalah agar hasil pemikiran dan riset mahasiswa dapat diakses secara luas, memiliki daya guna, serta memberikan manfaat nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun masyarakat umum.
Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Program Studi Pendidikan Matematika, Ibu Anisa Fitri, M.Pd., yang sekaligus membuka acara secara resmi. Beliau menegaskan bahwa seminar ini merupakan wadah strategis bagi mahasiswa untuk mempertajam nalar riset sehingga mampu menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah yang layak menembus jurnal nasional terakreditasi SINTA.
Sesi inti seminar dimulai dengan pemaparan hasil riset mendalam oleh Ismanto, S.Si., M.Pd. Beliau membedah data empiris mengenai potret pembelajaran matematika di Kabupaten Malang tahun 2022, yang menunjukkan angka kecemasan matematika (math anxiety) murid mencapai 55% serta tingginya dominasi metode teacher-centered.
Sebagai solusi inovatif, Pak Ismanto memperkenalkan pemanfaatan Core Knowledge (pengetahuan inti) dalam pembelajaran. Beliau mendemonstrasikan bagaimana strategi penggunaan skenario harga baju untuk memahami substitusi dapat menjadi jembatan efektif dari strategi informal menuju abstraksi formal. Selain itu, narasumber membedah keunggulan Metode Komparasi Struktural, yakni membandingkan dua solusi masalah secara bersamaan untuk membangun pemahaman konseptual dan fleksibilitas prosedural murid yang lebih kuat dibandingkan metode refleksi terpisah. Pak Ismanto menekankan bahwa kunci publikasi yang berbobot adalah adanya inovasi yang menyasar pada akar masalah.
Seminar ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan penyerahan plakat penghargaan kepada narasumber serta sesi foto bersama. Melalui kegiatan ini, civitas akademika PMTK UNUGIRI diharapkan mampu meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah yang inovatif dan bermanfaat di tingkat nasional.
